Blog
Catatan dari Alano Tech
Artikel seputar sistem bisnis online, iklan, salespage, vibecoding, dan strategi digital yang kami pakai dan kami ajarkan.
Kenapa Konsumen Pilih Brand yang Dikenal, Bukan Terbaik
Konsumen tidak pilih yang terbaik, tapi yang dikenal. Riset Macdonald & Sharp membuktikan awareness jadi heuristik utama, peluang sekaligus peringatan untuk UMKM.
Sanny Freudian vs Byron Sharp, 8 Titik Tegang UMKM
Dua pakar brand dari dua kubu, Sanny dengan the why vs Byron Sharp dengan data. 8 titik tegang dan jalan tengah yang bisa langsung dijalankan UMKM Indonesia.
Komunikasi Brand yang Bekerja, 9 Bab Bikin UMKM Diingat
Panduan komunikasi brand yang bekerja untuk UMKM Indonesia, mulai dari brand positioning statement, psikografis, strategi komunikasi (message architecture, semiotika, framing, metaphor, copywriting), trust sebagai mata uang, salah ukur views & likes, brand equity, sampai do & don't praktis. Berbasis riset Byron Sharp dan perspektif praktisi lokal.
Brand Bukan Cuma Logo, Cara Berpikir Strategist Holistik
Cara berpikir seorang brand strategist itu holistik, mencakup branding, marketing, advertising, selling, dan creative yang berjalan sebagai satu loop tidak pernah berhenti. Artikel mengurai 7 istilah fundamental, psychographics, strategic communication, hingga do and don't di 5 fase brand. Dari pembelajaran utas praktisi brand Indonesia Sanny Freudian, untuk pemula branding dan UMKM.
Karakter Brand yang Diingat, Identitas Bukan Persona
Kelanjutan Psikografis 05 (terakhir) dari Tutorial Brand Byron Sharp. Brand personality (Jennifer Aaker - 5 dimensi) sebagai distinctive asset, bukan untuk segmentasi yang dikritisi Sharp. Contoh Teh Botol Sosro, Tiger, Gojek, Wardah.
Consumer Values Membentuk Momen Beli, Bukan Membagi Pasar
Kelanjutan Psikografis 04 dari Tutorial Brand Byron Sharp. Schwartz Value Survey (10 nilai universal) sebagai pembentuk moment (CEP) - bukan untuk value-based segmentation yang dikritisi Sharp, tapi untuk memetakan momen beli berbasis values.
3 Keinginan Dasar Bikin Beli yaitu Bebas, Mampu, Terhubung
Kelanjutan Psikografis 03 dari Tutorial Brand Byron Sharp. Self-Determination Theory (SDT) - tiga kebutuhan psikologis universal (autonomy, competence, relatedness) sebagai intrinsic CEP untuk branding Indonesia.
Emosi Bikin Ingat Brand Saat Butuh, Bukan Bikin Cinta
Kelanjutan Psikografis 02 dari Tutorial Brand Byron Sharp. Memahami emosi sebagai memory cue - bukan brand love, tapi pemicu ingatan. Spreading activation theory di konteks branding Indonesia.
Brand Building Berbasis Sains, Teori ke Praktik Indonesia
Tutorial lengkap 18 bab, dari teori sains marketing Byron Sharp hingga praktik membangun brand di pasar Indonesia. Disusun oleh Anjrah Ari Susanto, S.Psi.